Link Video Terkait:
BANTEN - Seorang tukang Ojek Pengkolan (Opang) bernama Tiarudin (41) menjadi korban pembegalan, di Kampung Cimenteng, RT 2/RW 4, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu 27 Desember 2025, sekitar pukul 01.25 WIB.
Kapolsek Sumur IPTU Erwin Heryadi membenarkan perihal terjadinya peristiwa pembegalan tersebut. Dikatakan Erwin, setelah menerima informasi itu pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal tersebut.
"Betul telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat di bagian leher korban. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Erwin.
Dijelaskan Erwin, peristiwa pembegalan itu bermula saat pelaku begal turun dari Bus di Terminal Tarogong. Kemudian, pelaku meminta kepada korban yang berprofesi sebagai tukang Ojek Pengkolan untuk mengantarkannya ke wilayah Kecamatan Sumur. Sesampainya di Sumur, korban diarahkan oleh pelaku untuk melaju ke Kampung Cimenteng, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur,Kabupaten Pandeglang.
"Saat di TKP, pelaku tiba-tiba langsung menggorok leher korban menggunakan pisau cutter di bagian leher depan, dan langsung membawa kabur motor korban," jelasnya.
"Korban yang mengalami luka parah, berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar, warga yang melihat peristiwa itu langsung membawa korban ke Rumah RT Cimenteng untuk mendapatkan pertolongan," sambungnya.
Menurut Erwin, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka gorok di bagian leher depan, luka robek di bagian pelipis sebelah kiri dan luka sobek di jari telunjuk kiri.
"Korban sudah dievakuasi ke RSUD Banten untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ungkapnya. Lebih lanjut Erwin menyampaikan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang bisa dijadikan petunjuk dalam mengungkap kasus pembegalan tersebut.
"Untuk BB yang kita amankan ada jaket warna hitam, kaos warna abu-abu bercak darah, sandal jepit warna biru putih merk swallow, handphone Android merk Samsung, helm merk INK warna pink milik korban dan pisau cutter warna biru putih yang digunakan pelaku untuk menggorok korban," tandasnya. (TrustBanten)
