Link Video Terkait:
KONAWE - Warga Desa Tirawonua, Kecamatan Routa, digemparkan aksi penganiayaan berat yang dilakukan seorang pria bernama Rudi terhadap istri dan anak kandungnya sendiri pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 09.40 Wita.
Berdasarkan laporan awal Polsek Routa kepada Kapolres Konawe, insiden terjadi di dalam rumah pelaku. Kedua korban, yakni Reri Mariska (istri pelaku) dan Salwa (anak pelaku), mengalami luka serius akibat serangan parang.
Menurut keterangan saksi Hendrik, saat kejadian ia berada di bawah kolong rumah. Tiba-tiba ia mendengar teriakan Reri Mariska. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, ia segera naik ke rumah dan mendapati pelaku sedang berada di dapur sambil memegang parang panjang.
Pelaku terlihat mencoba memotong leher istrinya, namun korban melakukan perlawanan. Melihat situasi tersebut, Hendrik berlari mencari sebatang kayu untuk melumpuhkan pelaku.
Namun ketika ia kembali, pelaku justru berlari keluar dari dapur sambil mengayunkan parang. Ayunan tersebut mengenai kepala anaknya, Salwa, yang berada di lokasi.
Usai menyerang kedua korban, Rudi langsung melarikan diri menuju kawasan hutan Lamese, Desa Tirowonua.
Akibat peristiwa tersebut, Reri Mariska mengalami luka di bagian leher, sementara Salwa menderita luka tebas pada kepala. Hendrik bersama warga segera mengevakuasi keduanya ke Puskesmas Routa.
Pukul 11.10 Wita, kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit PT Vale, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Proses rujukan didampingi personel Polsek Routa.
Dalam catatan kepolisian, hubungan antara pelaku dan Reri Mariska adalah suami-istri, namun pernikahan keduanya belum tercatat di KUA.
Kapolsek Routa bersama warga masih melakukan pengejaran terhadap Rudi yang melarikan diri ke arah hutan usai kejadian.
Kasat Reskrim Polres Konawe, Iptu Taufik Hidayat, membenarkan laporan awal tersebut dan memastikan proses penyelidikan terus berjalan.
“Pelaku masih dalam pengejaran. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain di lokasi. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujarnya.
