Postingan

Seorang Pria di Besuki Ngamuk, Bacok Istri Dan Beberapa Warga

Rekaman Video:
i Info!
Link mengarah ke luar? Kembali (Back) lalu klik ulang link untuk melihat video no sensor

BESUKI - TF(50), warga Desa Langkap, Kecamatan Besuki, diamankan ke Mapolres Situbondo, Minggu (1/2). Sebab dia sudah membacok istri dan sejumlah warga. Proses pengamanan berjalan dramatis. Pelaku mengamuk dan mengacungkan celurit pada setiap orang yang ditemui.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, TF melakukukan penganiayaan terhadap istrinya, SC(45), sekitar pukul 03.00, di Dusun Gudeng Areng, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki. Usai melampiaskan amarahnya, TF langsung melarikan diri ke rumahnya di Desa Langkap.

Sebelum tiba di Desa langkap, TF seperti orang kerasukan. Setiap bertemu dengan orang langsung mengayunkan celurit. Dalam kondisi mandi darah, TF terus berbuat ulah di sepanjang jalan hingga akhirnmya bersembunyi di rumah saudaranya.

“Itu aslinya memang orang Desa Langkap, terus beristri warga Desa Pesisir. Kejadian awalnya di rumah istri, baru keluar rumah dan ngamuk,” kata Edy Susanto, salah satu warga Besuki.

Dikatakan, informasi secara pasti masih simpang siur. Namun orang yang menjadi korban cukup banyak. Termasuk salah satu Kepala Dusun Desa Langkap, penjaga toko madura, dan warga lainnya.

“Korbannya banyak, istri dan warga. Termasuk kepala dusun tiba-tiba dibacok, alasannya juga tidak tahu. Tahunya ya TF itu ngamuk-ngamuk,” tegas Edy.

Dia menerangkan, korban yang mengalami luka serius adalah istri pelaku. Kondisinya luka parah dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Jember. Penjaga warung madura juga harus mengalami rawat inap akibat luka sabetan pada lengan.

“Saya nonton sebaran video tidak tega melihat luka yang dialami oleh SC, 45, istri pelaku. Hidungnya mengelupas, bibir bagian atas juga hilang, pipinya juga disobek. Kasihan sekali, infonya juga lagi hamil,” tutur Edy.

Kata dia, proses pengamanan TF berjalan dramatis. Sebab TF mengancam warga yang mendekat menggunakan celurit. Pelaku berhasil ditangkap saat anggota Resmob Polres Situbondo turun ke lokasi.

“Itu mau diamankan sejak subuh, baru diamankan pukul 7.30. Untung diamankan oelh polisi, kalau tidak diamankan polisi mungkin sulit tertolong. Warga dari pihak istri benar-benar marah,” ucap Edy.

Kanit Reskrim Polsek Besuki Ipda Bustomi saat dihubungi belum bisa memberi keterangan lengkap. Dia hanya menegaskan jika pelaku sudah dilimphkan ke Mapolres Situbondo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan, tapi proses pemeriksaan lebih lanjut sudah kami limpahkan ke unit pidum polres situbondo,” kata Bustomi, singkat. (hum/pri)